Jumat, 28 Oktober 2016

Cara Setting Koneksi Database Client-Server Menggunakan Xampp

Setting Koneksi Database Client-Server Menggunakan Xampp

Setting koneksi database Client-Server menggunakan XAMPP. Tutorial database mysql kali ini akan membahas cara mengkoneksikan database secara klien server. Dengan menggunakan client server database hanya dapat diakses oleh komputer server, dimana komputer tersebut hanya dapat diakses oleh admin dari database tersebut. Didalam tutorial database mysql ini saya menggunakan MySQL sebagai databasenya. Untuk lebih jelasnya berikut fungsi dari client server itu sendiri.

Fungsi Client Server


Dalam konteks basis data, client mengatur interface berfungsi sebagai workstation tempat menjalankan aplikasi basis data. Client menerima permintaan pemakai, memeriksa sintaks dan generate kebutuhan basis data dalam SQL atau bahasa yang lain. Kemudian meneruskan pesan ke server, menunggu response dan bentuk response untuk pemakai akhir. Server menerima dan memproses permintaan basis data kemudian mengembalikan hasil ke client.

Proses-proses ini melibatkan pemeriksaan autorisasi, jaminan integritas, pemeliharaan data dictionary dan mengerjakan query serta proses update. Selain itu juga menyediakan kontrol terhadap concurrency dan recovery.

Beberapa keuntungan menggunakan Client Server sebagai koneksi database, berikut keuntungannya :
  • Memungkinkan akses basis data yang besar
  • Aplikasi menyelesaikan bagian operasi pada client dan mengirimkan hanya bagian yang dibutuhkan untuk akses basis data melewati jaringan, menghasilkan data yang sedikit yang akan dikirim melewati jaringan.
  • Jika client dan server diletakkan pada komputer yang berbeda kemudian CPU yang berbeda dapat memproses aplikasi secara paralel. Hal ini mempermudah merubah mesin server jika hanya memproses basis data.
  • Server dapat menangani pemeriksaan integrity sehingga batasan perlu didefinisikan dan validasi hanya di satu tempat, aplikasi program mengerjakan pemeriksaan sendiri.
  • Biaya untuk hardware dapat dikurangi
  • Hanya server yang membutuhkan storage dan kekuatan proses yang cukup untuk menyimpan dan mengatur basis data
  • Menaikkan kinerja
  • Biaya komunikasi berkurang
  • Meningkatkan kekonsistenan
  • Map ke arsitektur open-system dengan sangat alami

Berikut fungsi dari masing-masing Client Server


Client
  • Mengatur user interface
  • Menerima dan memeriksa sintaks input dari pemakai
  • Memproses aplikasi
  • Generate permintaan basis data dan memindahkannya ke server
  • Memberikan response balik kepada pemakai
  • Menyediakan akses basis data secara bersamaan
  • Menyediakan kontrol recovery
Server
  • Menerima dan memproses basis data yang diminta dari client
  • Memeriksa autorisasi
  • Menjamin tidak terjadi pelanggaran terhadap integrity constraint
  • Melakukan query/pemrosesan update dan memindahkan response ke client
  • Memelihara data dictionary

Cara Setting Koneksi Database secara Client Server 


Untuk lebih jelasnya langsung saja ke tutorialnya sehingga anda akan mudah mengerti dari pada penjelasan diatas. Maksudnya client-server adalah databasenya di komputer server dan programnya di client begitulah sedikit penjelasan sedikit. Saya juga bukan orang jaringan jadi ya kurang begitu tahu, tapi tahu sedikitlah dari pada tidak sama sekali. Dalam pembuatan database kita membutuhkan suatu software yang bisa menjalankan MySQL dan Apache. Yap untuk pembuatan database yang di butuhkan ya kedua itu, untuk mempermudah kita menggunakan XAMPP saja.
1. Download terlebih dahulu Xampp DISINI.
2. Install dan jalankan Xampp dan jalankan Apche dan Mysql.
3. Setalah itu buka browser dan ketikan localhost/phpmyadmin/ klik database yang ingin di akses client.
4. Klik Privileges Kemudian klik Add user, Seperti gambar di atas.
5. Kemudian isi seperi gambar di bawah ini.
6. Kemudi klik GO yang berada di pojok kanan bawah, jika sudah di GO maka akan otomatis user yang di tambahkan masuk ke data user.
7. Setelah menambah user kembali lagi ke Xamppnya buka Xampp Klik Config di bagian Apache dan pilih Apache (httpd-xampp.conf) seperti di gambar bawah ini.
8. Kemudian cari pada bagian <Locationmatch "^/(..... biasanya di bagian paling bawah sendiri, seperti gambar di bawah ini.
9. Rubah pada bagian Require local dengan script berikut ini :

<LocationMatch "^/(?i:(?:xampp|security|licenses|phpmyadmin|webalizer|server-status|server-info))">
#Require local
order deny,allow
deny from all
Allow from 192.168.1.1
ErrorDocument 403 /error/XAMPP_FORBIDDEN.html.var
</LocationMatch>

Pada bagian Allow from isi dengan alamat IP client yang telah di setting di PC Client.
10. Setelah itu di Save. O ya yang di setting itu di bagian PC yang akan di jadikan server ya, yang di client cuma di setting IP nya saja.
11. Terakhir pada bagian script kode koneksinya di buat seperti berikut ini.
Pada bagian String url = itu di isi alamat ip yang kita isi dengan alamat IP yang di tambahkan di localhost tadi
      Pada bagian con = DriverManager.getConnection(url, "adi","12345");
      adi = nama user yang telah kita tambahkan di localhost yang telah kita buat tadi
      12345 = password yang telah di setting di localhost juga
Setelah itu jalankan program dari komputer Client dan sudah selesai. Dan yang terpenting pastikan komputer Client-Server saling terhubung..
Demikian tutorial dari saya,,,,semoga ilmunya bermanfaat.......








1 komentar: